page
Senin, 12 Desember 2011
Hati Ini Telah Bersepakat Meski Fisik Belum Bertemu
Persaudaraan itu seutuhnya tentang rindu. Yang membuat selalu tak sabar ingin bertemu. Membuat terasa rugi jika tak berbagi. Ini adalah tentang hati-hati yang terikat. Tentang doa-doa yang saling betaut. Dia tulus yang menjelma. Dia terasa rumit tuk diungkap. Namun nyata dalam kata sederhana. Dia dalam tuk diselami karena dia adalah iman yang berupa makna.
Mereka tidak disatukan karena ikatan darah. Namun, diantara mereka telah tumbuh cinta. Mereka tidak disatukan karena kesenangan dunia. Tapi hubungan mereka begitu mesra. Ya, aqidah lah yang menyatukan hati mereka dan kami menyebutnya dengan ukhuwah.
Apa kata mereka:
Ukhuwah itu....
“Selalu berusaha mengetahui dan mencari tahu kondisi saudaranya, selalu mengenal tanpa harus dikenal, selalu mengingat tanpa harus diingat,selalu menyapa tanpa harus disapa, dan saling menguatkan karena kita adalah saudara seiman.” (Yuni Dwi K 09)
“Ukhuwah adalah istana, tempat menyulam tangis, menjaring tawa dan tempat dimana tidak ada tempat lagi untuk menampung jarik-jarik luka habis tercakar. Ukhuwah adalah jemari yang sesak oleh genggaman hangat untuk bergerak, melompat dan berlari bersama menghimpun tawa yang tercecer.” (Ayu Pramita 09)
“Ukhuwah itu..ketika kamu pura-pura ngambek saat aku mulai nyebelin di jalan dakwah dan kemudian mengembalikannya pada semangat” (Nurul Arofah 09)
“Ukhuwah itu laksana kopi. Hangat dan manis dalam tiap pertemuan. Dan kekuatan aromanya,sebagaimana kuatnya ikatan hati yang terbalut doa” (Dinar Ariana 09)
“Ukhuwah itu, rame rasanya. Kadang manis asam asin. Ada saatnya bertemu ada saatnya berpisah, Ada saatnya kesel ada saatnya seneng, pokoknya rame. Ukhuwah itu, saling mendoakan, mengingat saudara2nya, menyebut namanya di sela doa-doa.” (Fauziyah Rakhmawati 09)
“Ukhuwah itu seperti hanlnya kita melukis lukisan yang belum jadi, kita kan terus melukis dan selalu berusaha menyempurnakan lukisan itu” (Addin Fitriyani 09)
“Ukhuwah itu..aku, ant dan mereka. Meski tak berasa (hambar), tapi nikmat saat semuanya terasa lapar hehee, Ash shaf bersatu tak bisa dikalahkan” (Saldhyna Di Amora 09)
“Saling mengingatkan dalam kebenaran itu ukhuwah, merawat kawan yang sakit itu ukhuwah, masuk surga ngajak-ngajak temen itu juga ukhuwah..” (Choirun Nisak 09)
“Seorang diantara kalian tidak (dikatakan) beriman sehingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri” (HR.Bukhari dan Muslim)
"Sesungguhnya di sekitar Arasy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya, dan di atas mimbar-mimbar tersebut terdapat orang-orang di mana pakaian mereka adalah cahaya, dan wajah mreka adalah cahaya.Mereka bukan nabi, dan bukan pula syuhada'. Para nabi, dan syuhada' iri kepada mereka."
Ditanyakan kepada Rasulullah saw.,
"Wahai Rasulullah, sebutkan sifat-sifat mereka kepada kita." Rasulullah saw. bersabda, "Mereka saling mencintai karena Allah, saling duduk karena Allah, dan saling mengunjungi karena Allah." (Diriwayatkan An-Nasai. Hadits ini shahih).
Salah satu dari tujuh orang yang dilindungi Allah di bawah lindungan-Nya pada hari tidak ada lindungan kecuali lindungan-Nya adalah dua orang yang saling mencintai karena Allah, keduanya bertemu karena-Nya dan berpisah karena-Nya.
“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa” (Az-Zukhruf: 67)
“Bagaimana pendapatmu jika ada dua orang dan yang ketiganya adalah Allah??”
DIKNAS Surabaya, 11-11-‘11
Gedung C Kamar C-II No.11
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar